Santosa Hospital Bandung Kopo

Indonesian English

COMPREHENSIVE CANCER CENTRE

Selain sebagai rumah sakit umum, SHBK hadir dengan beberapa keunggulan. SHBK diproyeksikan sebagai rumah sakit untuk pelayanan terpadu penyakit kanker (cancer centre) dan trauma centre. Bahkan, SHBK pun memiliki gedung khusus untuk pelayanan pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS.   

 

RADIO THERAPY

RADIO DIAGNOSTIK

KEDOKTERAN NUKLIR

KEMOTERAPI

TIM PELAYANAN 

FASILITAS LAIN

       Comprehensive Cancer Centre, menempati gedung khusus tujuh lantai. Gedung ini menjadi pusat diagnostik dan terapi kanker, dilengkapi dengan peralatan canggih, tenaga ahli medis berkompeten dan berpengalaman, serta perawat terlatih. Dibulan Mei tahun  2016, Comprehensive Cancer Centresudah mulai beroperasional. Dalam penegakan diagnostik, cancer centre ini didukung peralatan radiologi yang kini telah dimiliki SHBK, sebagai berikut :

              1. Peralatan Computed Tomography (CT) Scan, saat ini SHBK memiliki alat dengan generasi terbaru 128 slice.

                  Alat ini merupakan alat dengan teknologi terbaru yang belum banyak dimiliki oleh rumah sakit lain

                  di Indonesia.

              2. Peralatan lain seperti X Ray dan Magnetic Resonance Imaging (MRI) telah berteknologi digital. Untuk MRI,

                  merupakan generasi  terbaru 1,5 tesla.

              3. Peralatan Ultasonography (USG) empat dimensi.

       Pendukung lain yang tak kalah penting, SHBK telah memiliki Sandia Biotech Laboratory yang siap melakukan pemeriksaan marker tumor,maupun biopsi jaringan untuk penegakan diagnostik kanker pasien di SHBK.

 

Bagaimana terapi kanker dilakukan?

Pengobatan kanker selalu merupakan kombinasi dari beberapa terapi. Misalnya, pembedahan diikuti kemoterapi, atau bisa juga penyinaran diikuti kemoterapi. Jenis terapi dan kombinasi mana yang dipilih, tergantung dari jenis kanker yang diderita pasien.Cancer centre memiliki tiga unit yang terintegrasi untuk terapi, yakni radio terapi/radio onkologi, kedokteran nuklir serta kemoterapi. Tidak banyak rumah sakit yang meskipun telah memiliki cancer centre, memiliki tiga bagian terintegrasi seperti ini.Untuk radio onkologi, Cancer Centre SHBK menempati lantai 1 dan 2 gedung dan telah memiliki beberapa peralatan canggih. Di antaranyaadalah Linear Accelerator (LINAC), suatu varian untuk kegiatan radiasi eksternal. Alat ini dapat meminimalkan kerusakan jaringan sehat, bahkan bentuk dari penyinaran yang dilakukan bisa disesuaikan bentuk tumor.  

Bagian Radio terapi juga telah dilengkapi dengan Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT) untuk kanker di bagian kepala dan leher. Agar penyinaran lebih tepat dan tidak merusak jaringan sekitar, diperlukan CT Simulator sebagai alat pemindai tumor. Alat ini digunakan untuk menentukan posisi pasien dan arah penyinaran sebelum dilakukan radiasi eksternal sesungguhnya.

Selain radiasi eksternal, Cancer Centre SHBK bagian terapi radio onkologi juga melayani radiasi internal dengan menggunakan alat Brachytherapy. Alat ini menggunakan bahan radioaktif yang ditujukan ke sel target menggunakan aplikator  dengan sumber radiasi berbentuk selongsong/kateter. Cara ini lebih efektif karena ditujukan atau membunuh langsung terhadap sel kanker target sekaligus memperkecil kerusakan jaringan sehat di sekitar sasaran radiasi.

Bagian radio onkologi  juga mampu melakukan pemasangan implan yang berisi zat radioaktif di organ target penderita kanker jenis tertentu seperti kanker payudara, serta kanker di daerah leher dan tenggorokan.

Untuk diagnostik dan terapi kanker dengan teknologi kedokteran nuklir, Cancer Centre SHBK ditunjang peralatan yang juga tak kalah canggih. Salah satunya adalah kamera gamma. Kamera ini mampu mengolah radiasi gamma dari tubuh manusia untuk dapat diubah dalam bentuk data gambar dan angka (grafik) sehingga dapat diketahui bentuk, letak dan apakah organ tersebut berfungsi baik atau tidak. Sebelumnya, pasien diberikan zat radioaktif baik secara oral maupun injeksi. Terdapat dua macam kamera gamma yang digunakan di kedokteran nuklir yaitu Single Photon Emission Computed Tomography (SPECT) danPositron Emission Tomography (PET). Perbedaan mendasar dari kedua kamera ini adalah, jenis zat radioaktif yang digunakan. Alat SPECT mampu  memindai sel tumor sehingga pada saat pemberian radiofarmaka tepat sasaran. Radiofarmaka adalah obat radioaktif yang mampu mendeteksi dan membunuh sel kanker secara terarah. Disebut terarah karena tidak mengganggu organ tubuh sehat lainnya.Di bagian radio nuklir juga terdapat alat berteknologi hybrid imaging yang mengkombinasikan SPECT dengan computed tomography (CT). Teknologi ini dapat membantu menentukan lokasi anatomi sel tumor. Hasilnya, tindakan diagnostik maupun terapi yang dilakukan akan lebih akurat lagi.

Bagian diagnostik dan terapi kedokteran nuklir menempati lantai tiga dan empat gedung Cancer Centre. Di lantai empat juga terdapat tujuh ruang singgah bagi pasien yang telah menjalani terapi menggunakan radioaktif. Hal ini sesuai prosedur terapi menggunakan radionuklir yang menyebutkan bahwa pasien dalam 3-4 hari pasca terapi radioaktif, dilarang langsung berbaur dengan lingkungan. Mereka harus menempati ruang khusus hingga kadar radioaktifnya dianggap normal/ramahlingkungan, setelah itu baru pasien boleh pulang.

Lantai lima gedung Cancer Centre SHBK, dikhususkan bagi terapi kanker melalui kemoterapi. Kemoterapi adalah pemberian obat melalui intra vena atau pembuluh darah.

Terdapat 23 tempat tidur untuk kemoterapi, yang terbagi 10 tempat tidur untuk pria, 10 tempat tidur untuk wanita, serta dua tempat tidur untuk anak-anak. Satu tempat tidur khusus bagi pasien kanker yang juga menderita penyakit lain dan harus terpisah dengan pasien lain. 

 

Kenapa SHBK menyediakan Cancer Centre? 

Fasilitas pusat pelayanan kanker terpadu masih terbatas, khususnya di Jawa Barat. Saat ini pusat kanker terpaduhanya ada di RSUP Hasan Sadikin. Dengan adanya Cancer Centre di SHBK, diharapkan pasien penderita kanker dapat segera tertangani. Penderita kanker bila lambat ditangani maka perkembangan penyakit kanker pada pasien akan makin jelek sehingga menurunkan harapan kesembuhan dan usia hidup pasien.

 

 

You are here: Home Services & Facilities Cancer Centre